Abstract
Pendahuluan: Halusinasi merupakan gangguan jiwa terbanyak yang dialami oleh pasien dengan masalah kejiwaan. Teknik menghardik merupakan salah satu tindakan keperawatan untuk mengurangi efek halusinasi pasien dengan gangguan halusinasi. Namun, efektifitas teknik menghardik perlu mendapatkan pembuktian.
Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas teknik menghardik pada kemampuan mengendalikan halusinasi di Puskesmas Lamuru Kabupaten Bone
Metode: Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah quasi eksperimen dengan cara one group pre dan Post Test. Jumlah sampel adalah 10 responden menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan sampel.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum teknik menghardik rata rata skor kemampuan dalam mengendalikan halusinasi pendengaran 3.50, standar deviasi 1,080. Setelah mendapatkan teknik menghardik rata rata kemampuan mengendalikan halusinasi pendengaran adalah 7.00 dengan standar deviasi 1.155. Teknik menghardik efektif secara signifikan terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran sebelum dan setelah perlakuan pada pasien halusinasi di Puskesmas Lamuru kabupaten Bone.
Kesimpulan : Teknik menghardik dapat menjadi salah satu tindakan dalam mengontrol halusinasi pendengaran kepada pasien gangguan jiwa.
References
Anggraini, K., Nugroho, A., & Supriyadi. (2013). Pengaruh Menghardik Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Dengar pada Pasien Skizofrenia Di Rsjd Dr. Aminogondohutomo Semarang. Ejournal.Stikestelogorejo.Ac.Id. Retrieved from http://ejournal.stikestelogorejo.ac.id/index.php/ilmukeperawatan/article/view/176#
Angriani, S., Rahman, R., Mato, R., & Fauziah, A. (2022). Studi Literatur Teknik Menghardik Pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 13(2), 155. https://doi.org/10.32382/jmk.v13i2.3013
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Laporan Nasional 2013, 1–384. https://doi.org/1 Desember 2013
Dewi, L. K., & Pratiwi, Y. S. (2021). Penerapan Terapi Menghardik Pada Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran, 2332–2339.
Erlinafsiah. (2019). Modal Perawat dalam Praktik Keperawatan Jiwa. Jakarta: Trans Info Media.
Hapsaria, D. F., & Azharib, N. K. (2020). Penerapan Terapi Menghardik Terhadap penurunan Skor Halusinasi Dengar Pada Applications Of Therapeutic Therapy To Decrease Score Of Hearing In Schizoprenic, 5(1).
Hertati, H., Wijoyo, E. B., & Nuraini, N. (2022). Pengaruh Pengendalian Halusinasi Teknik Distraksi Menghardik terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran: Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 5(2), 145. https://doi.org/10.31000/jiki.v5i2.2918
Pratiwi, M., & Setiawan, H. (2018). Tindakan Menghardik Untuk Mengatasi Halusinasi PendengaranPada Klien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa, 7, 7–13.
Stuart, G. W. (2016). Prinsip dan Praktik Kesehatan Jiwa Stuart (J.P. Budi Anna Keliat, Trans. J.P. Budi Anna Keliat ed.). Singapore: Elsevier (Singapore) Pte Ltd.
Syamson, M. M. (2023). Medical Technology and Public Health Journal. https://doi.org/10.33086/mtphj.v7i2.4069
WHO. (2018). Schizophrenia. Retrieved May 18, 2019, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia
Yusuf, A., PK, R., Fitryasari, & Nihayati, H. E. (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright (c) 2024 Muhammad Ardianto Rodin, Asniar Asniar, Meriem Meisyaroh Syamson
