Abstract
Latar Belakang : Kasus campak Indonesia hingga Desember 2022 mencapai 3.341 kasus, angka itu meningkat 32 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat infeksi campak bisa dihindari dengan imunisasi dengan cakupan yang cukup tinggi, yaitu 91-94. Kurangnya pengetahuan orang tua dan sikap negatif tentang imunisasi campak sebagai salah faktor meningkatnya kasus campak pada balita .
Tujuan: Untuk menggambrakan pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi campak pada bayi usia 6 - 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas sempaja samarinda.
Metode: Desain penelitian berupa deskriptif survey. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi berusia 6 – 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sempaja Samarinda yang berjumlah 50 responden ibu. Pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengolahan data dianalisis secara univariat.
Hasil: Pengetahuan ibu tentang campak kategori baik sebanyak 36 responden (74.0%) dan pengetahuan kurang baik sebanyak 14 responden (26.0%). Sikap mendukung terhadap imunisasi campak pada bayi sebanyak 37 responden (74.0%), dan sikap kurang mendukung sebanyak 13 responden(26.0%).
Kesimpulan: Sebagian besar Pengetahuan responden tentang imunisasi campak baik dan sikap responden mendukung terhadap imunisasi campak.
References
Agung, D. E. (2017). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Widia Sarana Indonesia.
Alexander Melyani. (2020). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Dengan Memberikan Imunisasi Campak Pada Ibu yang Mempunyai Bayi Usia >9 – 11 BULAN. 10.
Arif Bachtiar, I., & Zahroh, C. (2018). Hubungan Persepsi Ibu Dengan Imunisasi Campak Pada Bayi Usia Di Atas 9 Bulan Di Posyandu Mojowuku Slempit Gresik. Journal of Health Sciences, 10(1), 1–7. https://doi.org/10.33086/jhs.v10i1.155
Budiarti, A. (2019). Hubungan faktor pendidikan, pekerjaan, sikap dan dukungan keluarga terhadap imunisasi dasar di RW 03 Kelurahan Kedung Cowek Kenjeran Surabaya. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 5(2).
Daeli, R. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Afulu Tahun 2018. Institut Kesehatan Helvetia.
DinkesKaltim. (2023). Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Temukan 95 Kasus Suspek Campak. https://diskominfo.kaltimprov.go.id/kesehatan/dinkes-kaltim-temukan-95-kasus-suspek-campak
DitjenP2P. (2017). Petunjuk teknis kampanye dan introduksi imunisasi measles rubella (MR).
Fujiani, A. M., Panantro, G., & Nurlinda, A. (2019). Determinan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi 0-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukakarya Kabupaten Garut Tahun 2018. Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA, 8(1), 9–16.
Hayati, M., Hasanah, N., Aqodiah, A., & Urifah, D. (2023). Strategi da’i kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi rutin di kota mataram. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(1), 141–144.
Imas Masturoh, S. K. M., Imas Masturoh, S. K. M., Nauri Anggita, T., SKM, M., Nauri Anggita, T., & SKM, M. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Irianty, H.(2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Usia Ibu Bayi Dengan Imunisasi Campak Di Wilayah Kerja Puskesmas Barikin. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 5(3), 71.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Profil Kesehatan Indonesia 2016. In Profil Kesehatan Provinsi Bali. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas Provinsi Kalimantan Timur 2018. Lembaga Penerbit Badan Litbang Kesehatan, 304.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Kementerian Kesehatan RI. Sekretariat Jenderal Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. -- Jakarta : Kementerian Kesehatan RI. 2020 ISBN. In Journal of Chemical Information and Modeling.
Libunelo, E., & Paramata, Y. (n.d.). Hubungan Karakteristik Ibu dan Jarak Pelayanan Kesehatan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar di Puskesmas Dulukapa. 1(April 2018), 8–14.
Kharin, et al. (2021). Pengetahuan, Pendidikan, dan Sikap Ibu terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), 1(1), 25–31.
Ningtyas, D. W. (2015). Pengaruh Cakupan Imunisasi Campak dan Kualitas Vaksin Campak terhadap Kejadian Campak pada Tingkat Desa di Kabupaten Pasuruan. UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Biomass Chem Eng, 49(23–6).
Palupi A. W. (2011). Pengaruh Penyuluhan Imunisasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Sebelum Usia 1 Tahun. Tesis, 66.
Permenkes, R. 2017. (2017). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 12 tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi. 1–14.
Putri, D. K., & Zuiatna, D. (2018). Faktor yang mempengaruhi perilaku ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilaya kerja puskesmas Satria Kota Tebing Tinggi. Jurnal Bidan Komunitas, 1(2), 104–114.
Rohaniah, R., Maryam, N. N. A., & Sukmawati. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Ibu Yang Mempunyai Anak Balita Tentang Penyakit Campak. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 3, 37–41. https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/download/243/235
Rumiatun, D., & Mawadah, D. S. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Balita Ke Posyandu Di Desa Mekarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2016. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 4(1), 50–58.
Rusli, S., & Parmato, P. (2015). Imunisasi Sunnatullah. Jakarta: AMP Press.
Sari, R. P., & Ramadahaniah, T. (2021). Description of Mother’s Knowledge about Measles Immunization for Infants aged 9-12 months in the Air Putih Community Health Center, Samarinda City. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 4(2), 63–72. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JKPBK/article/view/6965/3924
Simangunsong, R. U. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Campak Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Tahun 2021. Universitas Aufa Royhan, 1–83.
Simanjuntak, S. M., & Nurnisa, I. N. (2019). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Imunisasi dengan Pendekatan Promosi Kesehatan Tentang Imuniasi Dasar. Media Karya Kesehatan, 2(1), 38–52. https://doi.org/10.24198/mkk.v2i1.21275
Siregar, P. A., Agustina, D., & Rochadi, R. K. (2020). Analisis Faktor Berhubungan Dengan Tindakan Imunisasi Campak Pada Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Susilowati, E. (2017). Analisa Faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu dalam Pelaksanaan Program Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. SMART Kebidanan Sekol Tinggi Kesehat Karya Husada Semarang, 4(2).
Suwartono, M. (2014). Dasar-dasar metodologi penelitian. Penerbit Andi.
Utami, L. S., & Musyarofah, S. (2021). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal. Peran Mikronutrisi Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19, 11 No 1(Januari), 1–8.
Wawan, A., & Dewi, M. (2016). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia (Yogyakarta: Nuha Medika) p 132. 6. Acknowledgement Authors Wishing to Acknowledge.
Wulandari, D. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi Meales Rubella (MR) pada balita di Wilayah kerja Puskesmas MU Damanik Kota Tanjungbalai. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Yuliani, Y. (2019). Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi Campak Rubella (MR) pada Bayi Usia 24 Bulan. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(01), 1–11.
Zen, D. N., & Ramdani, D. R. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Campak Dengan Ketercapaian Imunisasi Campak Di Wilayah Kerja Puskesmas Cipaku Kabupaten Ciamis Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Galuh, 2(2), 53. https://doi.org/10.25157/jkg.v2i2.4533

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright (c) 2023 Ruminem, Gilang Avin Ramadhan, Rita Puspa Sari, Ida Ayu Kade Sri Widiastuti
