Terapi Wudhu Menurunkan Tanda dan Gejala Risiko Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia
PDF (Bahasa Indonesia)

Keywords

Kekerasan
Skizofrenia
Terapi Wudhu
Risiko Perilaku Kekerasan

How to Cite

Suleha, S., Rasmawati, R., Rasdiyanah, R., Sutria, E., & Palinrungi, K. (2025). Terapi Wudhu Menurunkan Tanda dan Gejala Risiko Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia. Journal of Nursing Innovation, 4(1), 20–25. https://doi.org/10.61923/jni.v4i1.51

Abstract

Pendahuluan: Perilaku kekerasan dapat terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan dalam menghadapi stres, tidak mampu mengenali pemicu yang dialami, serta gagal mengendalikan dorongan agresif yang muncul. Pendekatan nonfarmakologis menjadi salah satu strategi dalam menangani pasien dengan risiko perilaku kekerasan, di antaranya melalui intervensi spiritual seperti wudhu. Praktik wudhu memiliki efek menenangkan, membantu menjernihkan pikiran, meredakan ketegangan emosional seperti stres, kecemasan, dan kemarahan, serta menstimulasi sistem fisiologis yang mendukung keseimbangan psikologis pasien.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan setelah dilakukan intervensi terapi spiritual melalui wudhu.

Metode : Desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada satu orang pasien dengan diagnosis skizofrenia yang menunjukkan risiko perilaku kekerasan. Intervensi terapi spiritual wudhu dilakukan selama tujuh hari.

Hasil : Terdapat penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan, pasien menunjukkan tujuh gejala; setelah tujuh hari terapi, tanda dan gejala berkurang menjadi tiga. Perubahan tanda dan gejala setelah diberikan terapi yakni bicara kasar menurun, rasa tidak nyaman berkurang, rasa terganggu berkurang, dan rasa jengkel berkurang.

Kesimpulan : Terapi spiritual wudhu dapat diterapkan untuk mengurangi factor risiko pasien dengan risiko perilaku kekerasan.

 

https://doi.org/10.61923/jni.v4i1.51
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Amin, S. (2024). Globalisation and mental health: is globalisation good or bad for mental health? Testing for quadratic effects. In Health Economics, Policy and Law (Vol. 19, Issue 1). https://doi.org/10.1017/S1744133123000294

Biahimo, N. U. I., Syukur, S. B., & Mawikere, I. N. (2024). Wudhu Spiritual Therapy Reduces Patient ’ s Emotional Risk of Violent Behavior. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 17(2), 144–151.

Cecilia, I. (2017). Cara Menghilangkan Efek Obat Antipsikotik. Retrieved Juli 11, 2023, from Alodokter: https://www.alodokter.com/komunitas/topic/bagaimana-cara-menghilangkan-efek- risperidone#:~:text=Risperidone%20adalah%20obat%20dari%20golongan,%2C%20gangguan%20s kizoafekt.

Fitry, A. P., Ramdani, V. H., Suhanda, S., & Rosmiati, R. (2023). Implementation of Deep Breathing Relaxation Techniques to Control Anger at Violent Behavior. Kian Journal, 2(1), 26–32. https://doi.org/10.56359/kian.v2i1.237

Indrono, W., & Caturini, E. (2020). Implementasi Teknik De-Eskalasi Terhadap Penurunan Respon Marah Klien Dengan Perilaku Kekerasa.

Istinganah, & Nursanti, I. (2024). Model Konsep Teori Keperawatan Hildegard Elizabeth Peplau Dengan Skizofrenia. Nusantara Hasana Journal, 3(8), 166–177.

Kandar, & Iswanti, D. I. (2019). Predisposition and Prestipitation Factors of Risk of Violent Behaviour. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 149–156.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

Maslim, R. (2019). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas dari PPDGJ-III, DSM-5,ICD-11. PT Nuh Jaya.

Mauila, A., & Aktifah, N. (2021). Literature Review : Gambaran Penerapan Terapi Assertiveness Training Terhadap Penurunan Resiko Perilaku Kekerasan Klien Skizofrenia. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 1314–1322. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.830

Musleha, M., Fitri, N. L., & Hasanah, U. (2022). Penerapan Terapi Spiritual Wudhu Pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Cendikia Muda, 2(3), 346–352.

Nisa, W. I. (2019). Penanganan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Rahmawati, N. N. N. (2023). Penerapan Terapi Spiritual Wudhu Dalam Mengontrol Perilaku Kekerasan Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Diruang Arjuna RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta.

RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. (2024). Rekam Medik Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.

SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Kementerian Kesehatan RI, 1–964.

Stahl, S. M., Grady, M. M., & Muntner, N. (2021). Stahl’s Essential Psycopharmacology Neurosciencetificand Practical Application (fifth ed). Cambridge University Press.

Syahminan, A., Mahfuzh, T. W., & Mz, I. (2023). Islamic Counseling Using Wudhu Therapy To Reduce Sleep Disorders Of Junior High School Students. Syams: Jurnal Kajian Keislaman, 3(2), 108–114. https://doi.org/10.23971/js.v3i2.5863

World Health Organization. (2022). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia#:~:text=Schizophrenia causes psychosis and is,people with schizophrenia are common.

World Health Organization (WHO). (2022). Mental disorders. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Siti Suleha, Rasmawati Rasmawati, Rasdiyanah Rasdiyanah, Eny Sutria, Kamaluddin Palinrungi

Downloads

Download data is not yet available.