Abstract
Pendahuluan: Frailty akan meningkatkan ketergantungan lansia pada keluarga yang cenderung membawa beban bagi keluarga. Hal ini memicu potensi keluarga mengalami stres saat merawat lansia dengan sindrom frailty. Mendengarkan musik dan relaksasi napas dalam merupakan manajemen stres yang baik, berdampak pada keluarga yang mampu mencegah stres, menghadapi stres, serta memelihara stres dalam setiap ketegangan dalam keluarga. Tujuan: Menganalisa perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas dalam pada keluarga lansia dengan sindrom kelemahan. Metode: Desain dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan studi kasus, teknik pengambilan sample secara Purposive Sampling, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan jumlah responden 3 orang. Results: Tingkat stres pada 3 responden sebelum terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori sedang dengan skor DASS 21 sebesar (20), (22), (25), setelah terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori ringan dengan skor DASS 21 sebesar (16), (15), (18). Kesimpulan: Terdapat penurunan tingkat stres pada ketiga responden sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas ketiga responden merasa lebih ikhlas dan rileks saat merawat lansia. Hal ini membuat beban yang dialami oleh responden berkurang, sehingga tekanan yang dapat menjadi salah satu faktor stres responden berkurang.
References
Andaryani, Eka Titi. 2019. Pengaruh Musik Dalam Meningkatkan Mood Booster Mahasiswa ( The Effects of Music in Improving Students Mood Booster) “Musikolastika 1(2) : 109-15
Asniar. (2007). Studi Fenomenologi Tentang Pengalaman Keluarga Merawat Anggota Keluarga PAska Stroke Dirumah di Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Jawa Barat . Universitas Indonesia, Jakarta.
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2021). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2021 (ed 1). Badan Pusat Statistik.
Bahtiar, B., Sahar, J., & Widyatuti, W. (2020a). Music, dhikr, and deep breathing technique to decrease depression level in older adults: Evidence-based practice in Depok City, Indonesia. ASEAN Journal of Community Engagement, 4(2), 468–484. https://doi.org/10.7454/ajce.v4i2.1093
Bahtiar, B., Sahar, J., & Widyatuti, W. (2020b). Penerapan Terapi Musik Dalam Mengatasi Masalah Depresi Ringan-Sedang Pada Lansia Dan Keluarga Lansia Di Kota Depok. Indonesian Journal of Nursing Health Science, 5(2), 94–102.
Djamaludin, D., Safriany, R., & Sari, R. Y. (2021). Pengaruh Breathing Exercise Terhadap Level Fatigue Pasien Malahayati. Nursing Journal, 72-81
Djohan. (2006). Terapi Musik, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Galangpress.
Elliya, Rahma., Yopita Sari., Eka Y. C., (2021). Keefektifan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Stres Pada Lansia Di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Lampung Selatan. Malahayati Nursing Journal.
Erwanto, R. (2016). Faktor yang Berhubungan dengan Beban Keluarga dalam Merawat Aktifitas Sehari- H ari pada Lansia Factors Associated with Family Burden in Daily Activities Care of T he Elderly. Journal Ners And Midwifery Indonesia, 4(July), 117–122.
Kementrian Kesehatan. (2017). Analisis Lansia di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kemenkes. https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/lain-lain/Analisis Lansia Indonesia 2017.pdf
Kementrian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018. https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/
Kurnianingsih, D., Suroso, J., & Muhajirin, A. (2013). Efektifitas Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Stres Kerja Perawat Igd Di Rsud Dr. R. Goetheng Taroenadibrata Purbalingga Tahun 2013. Prosiding Konferensi Nasional, 166–172.
Labbe, E., Schmidt, N., Babin, J., & Pharr, M. (2007). Coping With Stress: The Effectiveness of Different Types of Music. Appl Psychophysiol Biofeedback. 32. 163-168
Mubin, M., Livana, P., & Mahmudah, A. (2020). Description of the Elderly Family Stress Level. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(2), 128–133.
Nogaj, A. A. (2020). Emotional Intelligence and Strategies for Coping With Stress Among Music School Students in the Context of Visual Art and General Education Students. Journal of Research in Music Education, 68(1), 78–96. https://doi.org/10.1177/0022429420901513
Noorrakhman, Y., & Pratikto, H. (2022). Relaksasi nafas dalam ( deep breathing ) untuk menurunkan kecemasan pada lansia Pendahuluan. 1(4), 215–222.
Rahmadani, I. R., Dwipa, L., & Pratiwi, Y. S. (2018). Elderly Characteristics with Frailty Syndrome by Frailty Index Questionnaire – 40 (FI - 40) at Bandung Nursing Home. Journal of Medicine & Health, 2(2), 756–763. https://doi.org/10.28932/jmh.v2i2.1026
Sales, E. (2003). Family Burden and Qualitty of Life. Quality of LIfe Research,12,33-41
Supardi Fretrien Jiliamarch, Artawan I Made, & Pakan Prisca Deviani. (2020). Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di RSUD PROF DR. W. Z. JOHANNES KUPANG. Cendana Medical Journal, Edisi 19 N(Pemberian Terapi Musik), 118–123.
Smeltzer, S., Bare, B., Hinkle, J., & Cheever, K. (2009). Brunner and Suddarth's Textbook of Medical Surgical Nursing Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Wowor, R., & Wantania, F. (2020). Masalah Kesehatan pada Lansia: Sindroma Frailty. Jurnal Biomedik:JBM, 12(2), 83. https://doi.org/10.35790/jbm.12.2.2020.29162
Zendrato, E. P., Susanti Niman., Maria Yunita, I.,(2019). Perbedaan Tingkat Stres Sebelum dan Setelah Pemberian Terapi Musik Pop Pada Mahasiswa S1 Keperawatan Tingkat Akhir Di Stikes Santo Borromeus. Bandung.e-Journal Stikes Santo Borromeus.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2022 Bahtiar Bahtiar, Nida Alifah Syaikhah, Muhammad Aminuddin, Dwi Nopriyanto
